
Kegiatan tersebut dihadiri Pimpinan DPRD Kota Bandung, Dr. H. Edwin Senjaya, S.E., M.M., serta Anggota Komisi III DPRD Kota Bandung, H. Andri Rusmana, S.Pd.I., M.M. Forum Musrenbang ini diikuti para perwakilan masyarakat, tokoh wilayah, serta unsur pemangku kebijakan di Kecamatan Bandung Kidul.
Dalam sambutannya, Edwin Senjaya menegaskan pentingnya Musrenbang sebagai momentum strategis untuk menyelesaikan berbagai persoalan klasik yang hingga kini masih menjadi tantangan di Kota Bandung, seperti persoalan sampah dan banjir.
“Harapan kita, Musrenbang ini bisa menjadi awal untuk menyelesaikan persoalan-persoalan tersebut secara serius,” ujarnya.
Menurut Edwin, selain infrastruktur dan lingkungan, isu kesejahteraan masyarakat juga harus menjadi prioritas utama. Ia menekankan bahwa pendidikan dan kesehatan anak-anak di Kota Bandung perlu mendapatkan perhatian khusus dalam perencanaan pembangunan tahun mendatang.
“Kesejahteraan, pendidikan, dan kesehatan anak-anak Kota Bandung harus menjadi prioritas kita. Dua persoalan ini perlu dituntaskan melalui Musrenbang ini,” katanya.
Sementara itu, Andri Rusmana menambahkan, DPRD berharap Musrenbang tidak sekadar menjadi forum seremonial, melainkan benar-benar melahirkan solusi konkret yang dirumuskan melalui diskusi lintas sektor.
“Mudah-mudahan dari forum ini hadir solusi yang dapat menjawab persoalan-persoalan yang dihadapi oleh masyarakat Kota Bandung,” ujar Andri.
Musrenbang Kecamatan Bandung Kidul ini menjadi bagian dari tahapan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027, yang akan merangkum berbagai usulan dan aspirasi masyarakat untuk dijadikan prioritas pembangunan di tingkat kota.
(Red)










