
MUSANCAB tersebut menjadi momentum penting bagi PAC Pameungpeuk, terutama dalam agenda pemilihan Ketua PAC yang baru serta musyawarah bersama demi kemajuan organisasi ke depan. Penataan struktur kepengurusan pun ditegaskan agar berjalan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dan AD/ART organisasi, sehingga roda organisasi dapat berjalan lebih tertib, terarah, dan profesional.
Acara ini turut dihadiri Ketua DPC Kabupaten Bandung, Yosep Firmansyah, serta Sekretaris Jenderal DPP XTC Indonesia, Yeri. Kehadiran jajaran pengurus di tingkat kabupaten dan pusat tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap penguatan struktur organisasi di tingkat PAC.

Dalam sambutannya, Yeri menegaskan bahwa seluruh jajaran pengurus dan anggota wajib menjalankan organisasi sesuai dengan SOP dan AD/ART yang berlaku. Hal ini bertujuan agar sistem organisasi dapat terintegrasi dengan database nasional secara berjenjang, mulai dari PAC ke DPC, kemudian ke DPD hingga ke DPP.
Ia juga menyampaikan bahwa mekanisme penerbitan Kartu Tanda Anggota (KTA) kini tidak lagi dilakukan secara online secara mandiri. Proses penerbitan KTA dilakukan melalui pengecekan langsung pada database keanggotaan nasional, sehingga hanya anggota resmi yang terdaftar yang dapat memiliki KTA. Kebijakan ini diterapkan guna meminimalisir adanya oknum yang ingin merusak nama baik organisasi.
“Dengan manajemen organisasi yang baik dan tertib, semoga ke depannya XTC Indonesia dalam bermitra dengan pemerintahan dapat memberikan yang terbaik serta berkontribusi positif bagi masyarakat,” ujarnya.

Melalui pelaksanaan MUSANCAB ini, PAC Pameungpeuk diharapkan semakin solid, terstruktur, dan mampu menjalankan program kerja yang selaras dengan visi dan misi organisasi di tingkat nasional. **










