Wakasad Resmi Tutup TMMD ke-127 di Desa Cipelah Rancabali, Dorong Pemerataan Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat

banner 468x60

Upacara penutupan TMMD tersebut dipimpin langsung oleh Wakasad sebagai Inspektur Upacara. Turut hadir sejumlah pejabat tinggi TNI, unsur Forkopimda Kabupaten Bandung, jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat.

Hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya Wakil Bupati Kabupaten Bandung Ali Syakieb, Ketua DPRD Kabupaten Bandung Renie Rahayu Fauzie, Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung Cakra Amiyana, serta jajaran pejabat TNI seperti Danrem 062/Tarumanagara Kolonel Inf Dadi Sutandi dan Dandim 0624 Kabupaten Bandung Letkol Kav Samto Betah.

Upacara berlangsung khidmat dengan rangkaian kegiatan mulai dari laporan perwira upacara, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pemeriksaan pasukan, penandatanganan berita acara hasil pelaksanaan TMMD, hingga penanggalan tanda peserta TMMD oleh Inspektur Upacara.

Dalam amanat Kepala Staf Angkatan Darat yang dibacakan oleh Wakasad, disampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kabupaten Bandung yang telah memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program TMMD melalui alokasi anggaran daerah.

Selain itu, Wakasad juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas TMMD, pemerintah daerah, masyarakat Desa Cipelah, serta berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan program tersebut.

“TMMD merupakan program terpadu yang menjadi wujud kolaborasi antara TNI Angkatan Darat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan nasional, khususnya di wilayah pedesaan dan daerah terpencil,” ujar Wakasad dalam amanatnya.

Selama pelaksanaan TMMD ke-127 di Desa Cipelah, Satgas TMMD telah melaksanakan berbagai program pembangunan fisik, di antaranya pengecoran dan pengaspalan jalan menuju lapangan upacara, pemasangan box culvert, perbaikan lampu jalan utama, rehabilitasi rumah tidak layak huni (Rutilahu), serta pembangunan sarana air bersih berupa bak penampungan dan jaringan pipanisasi.

Selain program fisik, kegiatan TMMD juga diisi dengan berbagai program nonfisik seperti pelayanan kesehatan gratis, penyuluhan kepada masyarakat, pendampingan desa wisata, kursus keterampilan tata busana, sosialisasi pencegahan tindak pidana, serta dukungan terhadap program percepatan penurunan stunting.

Program tersebut diharapkan mampu membuka akses sosial dan ekonomi masyarakat, mempermudah mobilitas komoditas, serta mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan.

Wakasad juga berpesan agar semangat gotong royong yang telah terbangun selama kegiatan TMMD dapat terus dipelihara oleh masyarakat.

“Semoga hasil kolaborasi antara prajurit TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat Desa Cipelah dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Di akhir amanatnya, Wakasad secara resmi menyatakan penutupan kegiatan TMMD ke-127 Tahun Anggaran 2026 di Desa Cipelah.

“Dengan memanjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, pada hari Rabu, 11 Maret 2026 pukul 11.30 WIB, kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 TA 2026 di Desa Cipelah, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung secara resmi saya nyatakan ditutup,” tegasnya.

Upacara penutupan berlangsung lancar dan khidmat hingga selesai, ditutup dengan pembacaan doa serta penghormatan pasukan sebelum Inspektur Upacara meninggalkan lapangan upacara.

(Red)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *