BANDUNG, SP– Sebanyak 1.300 peserta dari berbagai Satuan Latihan (Satlat) Tarung Derajat se-Kota Bandung memadati Lapangan Upacara Balai Kota Bandung, Minggu (9/8/2026).
Ribuan anggota dan atlet tersebut mengikuti Latihan Gabungan Tarung Derajat yang menjadi momentum mempererat kebersamaan sekaligus menyatukan visi keluarga besar bela diri asli Kota Bandung tersebut di bawah kepengurusan baru Pengurus Cabang (Pengcab) Tarung Derajat Kota Bandung.
Kegiatan ini juga menjadi salah satu agenda besar Pengcab setelah kepengurusan baru berjalan sekitar satu setengah bulan. Kehadiran tiga tokoh utama Tarung Derajat, yakni Sang Guru Badai Meganegara Drajat, S.Si., Sang Guru Rimba Dirgantara Dradjat, S.E., dan Sang Guru Dara Mentari Putri Dradjat, S.H., semakin menambah semangat para peserta dan atlet.
Ketua Pengcab Tarung Derajat Kota Bandung, H. Asep Robin, S.H., M.H., mengatakan kepengurusan yang dipimpinnya berkomitmen melakukan pembenahan organisasi sekaligus memperkuat pembinaan atlet secara berkelanjutan.

Menurutnya, pembinaan tidak hanya diarahkan untuk mengejar prestasi di arena pertandingan, tetapi juga membangun kualitas sumber daya manusia para atlet.
Sebagai salah satu langkah konkret, Pengcab Tarung Derajat Kota Bandung telah menyiapkan sekretariat baru dengan luas lebih dari 1.000 meter persegi yang berada di lantai 3 Gedung BTM.
Sekretariat tersebut nantinya dapat dimanfaatkan seluruh anggota dan atlet, baik untuk kegiatan organisasi, latihan rutin maupun persiapan intensif atau Training Camp.
“Tempat ini terbuka untuk seluruh anggota dan atlet kapan saja, baik untuk latihan rutin maupun persiapan matang (Training Camp),” kata Asep Robin.
Asep menegaskan, prestasi olahraga harus berjalan beriringan dengan pendidikan. Karena itu, Pengcab Tarung Derajat Kota Bandung juga menjadikan pendidikan sebagai salah satu prioritas dalam program kepengurusan.
Atlet yang memiliki prestasi akan didorong untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi hingga meraih gelar sarjana.
“Atlet berprestasi akan kami dorong melanjutkan pendidikan hingga jenjang sarjana lewat dukungan fasilitas dan program beasiswa,” ujarnya.

Program tersebut diharapkan mampu memberikan masa depan yang lebih luas bagi para atlet sehingga mereka tidak hanya memiliki prestasi di bidang olahraga, tetapi juga memiliki bekal akademik yang kuat.
Tidak hanya berkutat pada pembinaan atlet, Pengcab Tarung Derajat Kota Bandung juga menyiapkan program yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat.
Salah satunya melalui rencana kerja sama strategis dengan Pemerintah Kota Bandung untuk memberikan pelatihan bela diri kepada anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) yang tersebar di 151 kelurahan.
Pelatihan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dasar bela diri para anggota Linmas dalam menjalankan tugas menjaga keamanan lingkungan.
“Kami ingin berkontribusi nyata menjaga kondusivitas Kota Bandung,” tegas Asep.
Menurutnya, kemampuan bela diri yang dimiliki anggota Linmas diharapkan dapat meningkatkan rasa aman masyarakat sekaligus menjadi bagian dari upaya pencegahan terhadap potensi tindak kejahatan di lingkungan warga.
Dari sisi prestasi, Pengcab Tarung Derajat Kota Bandung kini mulai memfokuskan persiapan menghadapi dua agenda besar olahraga bela diri pada akhir 2026.
Persiapan dikebut untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat yang akan berlangsung pada November 2026. Setelah itu, Kota Bandung akan menjadi tuan rumah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tarung Derajat pada Desember 2026.
Asep meminta seluruh atlet menjaga semangat, disiplin dan kepercayaan diri dalam menjalani proses latihan.
“Tetap semangat, kuat, dan percaya diriingat, Tarung Derajat lahir di sini.” pesannya kepada para atlet.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan turut memberikan apresiasi atas pelaksanaan latihan gabungan tersebut.
Farhan menilai kekompakan ribuan peserta sekaligus peran Tarung Derajat dalam pembinaan generasi muda menjadi modal penting untuk terus membawa nama Kota Bandung ke tingkat yang lebih tinggi.
Ia juga memberikan penghargaan terhadap jasa tiga tokoh utama Tarung Derajat yang dinilai telah berperan besar dalam membesarkan nama bela diri tersebut.
“Tarung Derajat lahir dari rahim Kota Bandung, ini adalah kebanggaan kita bersama yang harus ditunjukkan ke kancah nasional maupun internasional,” tegas Farhan.
Pemerintah Kota Bandung, lanjutnya, siap mendukung rencana pelatihan bela diri bagi anggota Linmas sebagai bagian dari upaya memperkokoh keamanan dan ketertiban masyarakat.
Latihan gabungan yang diikuti sekitar 1.300 peserta tersebut direncanakan menjadi agenda rutin Pengcab Tarung Derajat Kota Bandung sebanyak dua kali dalam setahun.
Agenda tersebut tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan kemampuan teknis para atlet dan anggota, tetapi juga menjadi ruang untuk menyatukan visi, mengevaluasi pembinaan, mematangkan persiapan pertandingan, serta memperkuat hubungan antarsatuan latihan.
Dengan dukungan Pemerintah Kota Bandung dan jajaran pengurus, Pengcab Tarung Derajat Kota Bandung berharap keberadaan organisasi semakin solid dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama Bandung, Jawa Barat, bahkan Indonesia.
Di sisi lain, semangat untuk menjaga warisan bela diri asli Kota Bandung menjadi bagian penting dari perjalanan organisasi ke depan—dengan tetap berpegang pada nilai disiplin, keberanian, persaudaraan dan prestasi. ***











