
Pelaksanaan kegiatan ini diprakarsai oleh panitia yang terdiri dari Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, staf kesiswaan, serta guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Program tersebut dirancang sebagai bentuk integrasi antara pendidikan keagamaan dan kesadaran ekologis bagi para siswa.

Kepala SMKN 1 Karang Tengah, Sudirman, S.Pd., M.Si, menyampaikan bahwa Pesantren Ekologi merupakan salah satu langkah strategis sekolah dalam membangun karakter siswa yang holistik, berakhlak mulia, dan memiliki tanggung jawab terhadap lingkungan.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menanamkan pemahaman kepada siswa bahwa menjaga dan merawat bumi merupakan bagian dari iman dan juga bentuk ibadah kepada Allah SWT,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Siti Hasanah, S.Pd menjelaskan bahwa kegiatan Pesantren Ekologi tidak hanya berisi kajian keislaman, tetapi juga diisi dengan berbagai kegiatan praktik nyata yang berkaitan dengan kepedulian terhadap lingkungan.
Menurutnya, para siswa diajak untuk memahami pentingnya menjaga kelestarian alam melalui aksi nyata seperti kegiatan kebersihan lingkungan, edukasi konservasi alam, serta pembiasaan perilaku ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.

Guru Pendidikan Agama Islam Zaenal Arifin, S.PdI menambahkan bahwa nilai-nilai keislaman yang diajarkan dalam kegiatan tersebut menekankan bahwa manusia memiliki tanggung jawab sebagai khalifah di bumi untuk menjaga dan melestarikan alam.
“Pesantren Ekologi ini diharapkan mampu membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran spiritual serta kepedulian sosial terhadap lingkungan,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, pihak sekolah berharap terciptanya transformasi perilaku dan kesadaran spiritual para siswa yang bermuara pada kelestarian alam secara berkelanjutan. Dalam jangka panjang, program Pesantren Ekologi diharapkan dapat berkontribusi dalam mengurangi dampak bencana alam yang seringkali disebabkan oleh ulah manusia.
Dengan adanya kegiatan ini, SMKN 1 Karang Tengah berharap dapat menjadi bagian dari solusi nyata dalam menghadapi tantangan perubahan iklim melalui gerakan revolusi ekologis yang dimulai dari lingkungan pendidikan.
(Roven RG)










