Pesantren Kilat Ramadhan SMPN 1 Batujajar Tanamkan Nilai Religius dan Kepedulian Sosial Siswa

banner 468x60
Bandung Barat, SP – Dalam rangka mengisi bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah dengan kegiatan yang bermanfaat dan bernilai ibadah, SMPN 1 Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, menyelenggarakan program Pesantren Kilat Ramadhan yang diikuti oleh seluruh siswa.

Kepala SMPN 1 Batujajar, H. Cecep Achmad Sudrajat, M.Pd., yang akrab disapa Cecep Boma, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan para siswa kepada Allah SWT sekaligus membentuk karakter pelajar yang berakhlak mulia, disiplin, serta memiliki kepedulian sosial terhadap sesama.

“Pesantren kilat ini diisi dengan berbagai kegiatan keagamaan seperti tadarus Al-Qur’an, kajian keislaman, pembiasaan ibadah, refleksi nilai-nilai Ramadhan, serta kegiatan edukatif yang menanamkan akhlak dan adab dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Cecep Boma kepada tim suarapasundan.net, Jumat (13/3/2026).

Ia menambahkan, melalui kegiatan tersebut diharapkan para siswa tidak hanya memahami ajaran Islam secara teori, tetapi juga mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.

Selain itu, program ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di kalangan siswa, sekaligus memperkuat nilai-nilai religius di lingkungan sekolah.

“Dengan adanya kegiatan pesantren kilat ini, kami berharap Ramadhan menjadi momentum bagi seluruh siswa untuk memperbaiki diri, meningkatkan kualitas ibadah, serta tumbuh menjadi generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia,” tambahnya.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, para siswa juga melakukan aksi sosial berupa berbagi takjil serta memberikan santunan kepada anak yatim dan dhuafa di sekitar lingkungan sekolah.

Salah seorang warga Batujajar, Dudung (49), mengaku sangat terkesan dengan kegiatan sosial yang dilakukan para siswa tersebut.

“Kegiatan anak-anak kami berbagi takjil dan memberikan santunan kepada anak yatim dan dhuafa ini sangat memukau hati kami para orang tua. Kami sebagai warga merasa bangga melihat kegiatan mulia yang sudah terlihat sejak mereka masih duduk di bangku sekolah,” ujarnya.

Menurut Dudung, kegiatan tersebut merupakan contoh positif bagi masyarakat dalam menumbuhkan kepedulian sosial, terutama di bulan suci Ramadhan yang penuh berkah.

“Semoga kegiatan ini bisa menjadi contoh bagi semua pihak yang peduli terhadap masyarakat. Berbagi takjil di bulan Ramadhan merupakan salah satu bentuk keberkahan Ramadhan dan wujud kecintaan terhadap ajaran Islam,” pungkasnya.

(Roven.G)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *